Prabowo Panggil Menteri ESDM Bahas Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah

oleh -108 Dilihat
oleh
Pemerintah memastikan cadangan BBM nasional masih aman untuk 20 hari ke depan meski konflik Timur Tengah memanas dan Selat Hormuz ditutup Iran.
banner 468x60

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ke Istana Kepresidenan pada Senin (2/3/2026).

Pertemuan itu membahas antisipasi pasokan minyak nasional menyusul memanasnya konflik di Timur Tengah yang berujung penutupan Selat Hormuz oleh Iran.

banner 336x280

“Menyangkut dengan kondisi terkini, geopolitik ya. Menyangkut dengan penutupan Selat Hormuz, Iran,” kata Bahlil usai pertemuan.

Pertemuan ini menjadi respons cepat pemerintah terhadap situasi global yang memanas.

Indonesia saat ini masih mengimpor minyak mentah hingga satu juta barel per hari, sehingga perlu antisipasi matang terhadap potensi gangguan pasokan energi dunia.

Cadangan BBM Aman untuk 20 Hari

Bahlil memastikan masyarakat tidak perlu khawatir karena cadangan Bahan Bakar Minyak nasional saat ini masih dalam kondisi aman.

“Masih cukup, cadangan BBM nasional kita masih aman untuk 20 hari ke depan,” ungkap Bahlil.

Soal subsidi energi, Bahlil menyatakan hingga saat ini belum ada dampak signifikan. Namun ia mengakui harga minyak dunia mulai menunjukkan kenaikan seiring eskalasi konflik.

Bahlil menjelaskan, pemerintah terus memantau perkembangan harga minyak internasional karena dapat berdampak pada beban anggaran negara. Ia mengatakan harga minyak mentah dunia termasuk Brent perlahan mulai naik.

Sebagai langkah lanjutan, Bahlil akan menggelar rapat dengan Dewan Energi Nasional pada Selasa (3/3/2026) untuk membahas berbagai skenario dan alternatif kebijakan menjaga stabilitas pasokan energi.

“Besok saya akan rapat dengan Dewan Energi Nasional. Setelah itu baru saya akan menyampaikan hasil analisa dan kajian dari DEN,” kata Bahlil.

Di sisi lain, pemerintah telah mulai merealisasikan diversifikasi sumber impor energi dari Amerika Serikat. Bahlil mengatakan sebagian pasokan sudah mulai didatangkan dari AS, terutama untuk kebutuhan gas elpiji.

Konflik AS-Israel dan Iran Memicu Ketegangan

Ketegangan di Timur Tengah memuncak setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Presiden AS Donald Trump menyatakan operasi militer tersebut bertujuan melindungi rakyat Amerika dari ancaman dugaan pengembangan senjata nuklir Iran.

Sebelumnya, AS dan Iran telah menggelar tiga putaran perundingan tidak langsung mengenai program nuklir Iran dengan mediasi Oman.

Putaran ketiga berlangsung di Jenewa pada Kamis (26/2/2026), namun situasi tetap memanas dan membuat pasar energi global semakin sensitif.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengakui konflik di Timur Tengah akan berdampak pada pasokan energi, transportasi logistik, hingga pariwisata di Indonesia.

Pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi apabila harga minyak dunia terus mengalami kenaikan.